(Menanggapi “Rumah Aib”)
Oleh Rismawati,![]()
Mahasiswa Sastra Indonesia dan Daerah Unsyiah
Sastra mempunyai pemaknaan dan pemahaman yang luas. Karena itu, penafsiran terhadap sebah karya sastra dapat timbul ambigu. Multitafsir atau keambiguitasan pula sering menjadikan sastra sebagai jalur penyampaian informasi, kritik, dan sindiran yang sifatnya membangun. Namun, tak tertutup kemungkinan, multitafsir menimbulkan makna bertolak belakang dengan maksud pengarang. Baca entri selengkapnya »
