Lidah Tinta

Ikon

Saatnya tinta bersuara lebih lantang dari suara senjata

SPMB

Anak-anak SMA main teaterHaba-Haba Herman RN

Iseng-iseng Apa Teulah berjalan-jalan ke arah kampus Jantoeng Hate rakyat Aceh. Sesampai di sana, Apa Teulah melihat rombongan anak-anak muda berkumpul di hampir setiap sudut gedung. Tanpa bertanya, Apa Teulah sudah tahu itu pasti calon-calon mahasiswa yang sedang melihat hasil tes SPMB-nya.

“Kamu lulus, Nak?” sapa Apa Teulah kepada seorang anak di inggir trotoar menuju jalan pulang. Anak itu hanya mengangguk, tersenyum, kemudian berlalu dari hadapan Apa Teulah.

“Kamu lulus, Nak?” tanya Apa Teulah kepada seorang anak perempuan yang duduk termenung.

Yang ditanya menatap Apa Teulah nanar. Matanya bercahaya. Kemudian dia memanjatkan syukur. “Syukur Alhamdulillah… saya lewat, Pak,” sahut anak itu. Apa Teulah tersenyum.

“Kamu lulus, Nak?” tegur Apa Teulah kepada seorang lelaki yang juga kelihatan berair matanya.

Lelaki itu menundukkan kepalanya sejenak. Perlahan dia mendongak, menatap Apa Teulah, lalu menggelengkan kepala.

“Tabahkan hatimu, Nak,” ujar Apa Teulah sebelum anak itu menghilang dari hadapannya.

Apa Teulah terus berjalan melihat pemandangan remaja-remaja yang menenteng koran itu. Dalam hati Apa Teulah berujar, seperti mereka, anak-anak itu, hidup di dunia ini juga merupakan sebuah pilihan. Kadang yang kita pilih belum tentu terbaik, kadang yang kita nggap tidak baik, belum tentu pula baik.

Apa Teulah asék-asék ulee. Dalam hati pula dia teringat petuah Indatu, ureueng aréh h’antom kanjai, ureueng le akai h’ana binasa (orang arif tidak pernah malu, orang banyak ilmu tidak pernah binasa). Ucapan itu teringat di hati Apa Teulah melihat gelagat beberapa orang yang menangis karena tidak lulus SPMB. Namun, bagi yang lulus dan terpingkal-pingkal, Apa Teulah berpesan, ujôb teumeu’a riya teukabô, di sinan nyang le ureueng binasa (ujub, summah, riya, takabur, di situlah yang banyak orang binasa).

Iklan

Filed under: Haba-haba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

TABIK

Pembaca yang budiman, tidak dilarang mengutip tulisan dari web blog ini, baik seluruh maupun sebagian. Harapan kami, jangan lupakan sumbernya. Senang kami jika ada komentar ditinggalkan, apa pun bentuknya. Diskusi lebih lanjut dilayani di pelangijantan@gmail.com Terima kasih.

PO TULEH

TWITTER SAYA

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 2.388 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: