Lidah Tinta

Ikon

Saatnya tinta bersuara lebih lantang dari suara senjata

>>ASAI CABOK NIBAK KUDÉ

Haba-Haba Herman RN

Minggu ini di sepanjang jalan dikibarkan bendera merah putih. Bahkan, di pelosok-pelosok kampong pun sang merah putih menghiasi depan-depan rumah penduduk. Bukan hanya itu, pintu-pintu gerbang masuk lorong atau desa pun dipercantik dengan beragam tiang berhias.

Apa Teulah mahfum kalau itu pertanda hari ulang tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, dia tidak habis pikir, mengapa di kampongnya yang sudah damai masih ada saja orang yang mencoba-coba menangguk di air keruh. Pasalnya, masih terdapat kasus kehilangan bendera. Apa Teulah asék-asék ulee (geleng-geleng kepala).

“Sudah aman kampong ini, masih ada yang cari masalah. Apa sebenarnya yang diinginkan orang-orang kampong ini,” keluh Apa Teulah dengan suara lesu kepada istrinya suatu siang sehabis makan.

“Iya ya Cutbang, kok ada yang mencari gara-gara. Mungkin mereka bersenda, Cutbang. Mereka mau lihat bagaimana tanggapan pemimpin-pemimpin kita,” sahut istri Apa Teulah.

“Hai, Munah. Beukateupeu ikah (ketahuilah), Asai cabok nibak kudé, asai paké bak seunda (muasal cacar dari kudis, muasal tengkar karena senda/ gurau). Menurunkan bendera bukan senda gurau biasa.”

“Kalau saya tahu, Cutbang. Tapi orang-orang tak dikenal itu…” tukas Maimunah.

“Entahlah, Munah. Aku risau melihat orang-orang tak dikenal itu. Dengan tingkahnya yang suka menebarkan angin ribut itu, dia lebih dikenal daripada orang-orang tak dikenal,” keluh Apa Teulah.

Iklan

Filed under: Haba-haba

2 Responses

  1. Jejak-Jejak berkata:

    Pe haba..
    Salam dari UAE. Senang membaca blog Abang

  2. lidahtinta berkata:

    Haba get that. terima kasih atas kunjungannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

TABIK

Pembaca yang budiman, tidak dilarang mengutip tulisan dari web blog ini, baik seluruh maupun sebagian. Harapan kami, jangan lupakan sumbernya. Senang kami jika ada komentar ditinggalkan, apa pun bentuknya. Diskusi lebih lanjut dilayani di pelangijantan@gmail.com Terima kasih.

PO TULEH

TWITTER SAYA

  • @tirtadaroy_bna yang baik, kenapa setiap Sabtu-Minggu air di sepanjang Jl. Prof. Ali Hasjmy mati total? Apakah ada batasan kubik pemakaian? 2 weeks ago

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 2.388 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: