Lidah Tinta

Ikon

Saatnya tinta bersuara lebih lantang dari suara senjata

>>DUKUN

Haba-haba Herman RN

gold_wp.jpg

“Ada-ada saja kepintaran orang zaman sekarang. Mengobati orang pakai menguburkan segala. Hahaha..” ujar Apa Teulah setelah mendengar cerita dari Apa Ta’ak yang baru tiba dari Bireuen. Apa Ta’ak menceritakan kepada Apa teulah bahwa di Bireuen ada dukun yang mengobati pasiennya dengan melakukan terapi dikubur hidup-hidup.
“Kalau Ampon tidak percaya, baca saja koran kemarin. Anehya lagi, Ampon, di tempat berbeda ada yang mengobati adiknya meniru cara si dukun,” sahut Apa Ta’ak.
“Maksudmu?! ada orang bukan dukun, tapi meniru cara-cara dukun mengobati pasiennya? Ada-ada saja kau ini. Mau jadi dukun dia?”
“Benar sekali, Ampon. Ada orang di kampong yang lain mendengar ada dukun dapat mengobati orang sakit parah dengan menguburkannya di dalam tanah. Jadi, orang ini meniru gerakan dukun tersebut, Ampon,” jelas Apa Ta’ak.
“Menarik juga ceritamu, Ta’ak. Terus, bagaimana penyakitnya, sembuh?” tanya Apa Teulah.
Apa Ta’ak tertawa terkekeh. “Jangankan sembuh, malah musibah yang didapatinya, Ampon. Yang dikubur mati!” seru Apa Teulah.
Apa teulah tertawa kembali. Lalu, “Yang diobati dukun, bagaimana? Sembuh?” tanya Apa teulah lagi.
“Sama. Mati.”
“Inilah akibatnya. Makanya, jangan suka meniru gerakan-gerakan orang aneh, meskipun kita dengar di luar sana ada jenis pengobatan seperti itu. Endatu kita kan sudah bilang, buet gob bèk tapadoli, meusiki ureueng teuka. Ke tahu itu artinya apa, jangan suka meniru perbuatan orang, meskipun orang luar yang datang,” ungkap Apa Teulah.
“Kalau saya tahu, Ampon,” tegas Apa Ta’ak. “Kan aku juga sudah diingatkan sama Nek Gam di gampông.”
“Emh, apa kata Nek Gam ke?”
“Buet gob bèk tarindu, meukeumat iku han ék ta hila,” kata Apa Ta’ak.
“Ka beutôi nyan, Ta’ak.”

Iklan

Filed under: Haba-haba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

TABIK

Pembaca yang budiman, tidak dilarang mengutip tulisan dari web blog ini, baik seluruh maupun sebagian. Harapan kami, jangan lupakan sumbernya. Senang kami jika ada komentar ditinggalkan, apa pun bentuknya. Diskusi lebih lanjut dilayani di pelangijantan@gmail.com Terima kasih.

PO TULEH

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 2.399 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: