Lidah Tinta

Ikon

Saatnya tinta bersuara lebih lantang dari suara senjata

Meubeulaga

Cang Panah Herman RN

Hana peu tasom nyang nanjih bangké; Adak taprom mubèe u lua.” Barangkali itulah yang dapat kita katakan pada seorang ayah di Kualasimpang yang tega merenggut kegadisan anaknya. Kejadian yang pertama dilakukannya pada tahun 2006 lalu akhirnya tercium juga ke luar, hingga dia pun terpaksa berurusan dengan polisi.

Sekejam-kejamnya binatang buas serupa harimau dan singa, belum pernah terdengar tega memangsa anaknya sendiri. Namun, itu menimpa salah seorang warga Kualasimpang. Seorang gadis terpaksa menyerahkan keperawanannya kepada ayah kandungnya, demi mempertahankan keutuhan tali rumah tangga ayah dan ibunya.

“Kalau kau tak mau, ibumu akan kuceraikan,” ancam ayahnya kala itu, sedangkan ibunya sedang menjalani operasi usus buntu di rumah sakit.

Biet-biet buet meubeulaga. Terlalu banyak kita mendengar kasus pemerkosaan dan perzinaan di Aceh akhir-akhir ini. Mulai dari menyimpan pacar di dalam lemari hingga pencabulan orang yang sudah uzur terhadap anak yang masih sekolah di bangku sekolah dasar.

Memang, kalau kita simak pemberitaan di media akhir-akhir ini, kejadian penyimpangan seksual semakin menjadi-jadi saja. Anehnya, jika dilihat latarbelakang si pelaku, sulit dipercaya dia melakukan itu. Misalnya saja kasus di Kualasimpang, seorang ayah yang melahirkan anaknya dengan darah dagingnya sendiri, tega merenggut kehormatan anaknya. Sulit dipercaya, bukan? Anak yang seharusnya dijaga, dilindungi, dan diayomi, malah disakiti oleh si ayah yang biasa menasihati si anak.

Hi meuteungku, buet meubeulaga; haba jeut keu guru, buet asoe neuraka. Mungkin hadih maja itu layak disematkan kepada para pelaku, sembari berharap, bèk watèe kullu nafsin geubeuet bak ulèe, nyan barô tathèe meuninggai donya.

Iklan

Filed under: Haba-haba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

TABIK

Pembaca yang budiman, tidak dilarang mengutip tulisan dari web blog ini, baik seluruh maupun sebagian. Harapan kami, jangan lupakan sumbernya. Senang kami jika ada komentar ditinggalkan, apa pun bentuknya. Diskusi lebih lanjut dilayani di pelangijantan@gmail.com Terima kasih.

PO TULEH

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 2.400 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: