Lidah Tinta

Ikon

Saatnya tinta bersuara lebih lantang dari suara senjata

Santet

Haba Herman RN

Kali ini saya hendak sedikit berceloteh dari banyak celoteh yang diamprahkan sejumlah orang melalui handphone-nya. Dari satu Hp ke Hp lain, sambung menyambung menjadi tali, yang habis adalah pulsa. Hahaha…

“Santet Bernomor Merah,” itulah yang beberapa hari lalu sangat menghebohkan Aceh. Padahal, cerita “santet” itu sudah duluan berkembang di daerah luar. Masyarakat Aceh yang baru mendapat kabar belakangan, ternyata sempat gempar juga. Banyak orang ketakutan kalau-kalau Hp-nya bakal masuk nomor merah dengan kode nomor sekian…sekian… Bahkan, ketakutan menanti masuk “nomor setan” itu seperti ketakutan mendengar kabar tsunami akan datang lagi. Pendeknya, sejumlah orang mulai menersukan “pesan santet” itu kepada yang lainnya. Persis seperti mendapatkan bue sikai ie sikai; ngob jantông gadöh akai.

Jujur saja, saya juga sempat merinding mendengar kabar “nomor santet” itu masuk ke Hp saya. Pasalnya, yang pertama sekali mengirimkan kepada saya adalah teman dekat saya, yang saya tahu dia kuat beribadah. Jika orang yang rajin beribadah seperti dia mulai menyebarkan SMS itu, saya kira wajar kalau saya merasa was-was. Apalagi, disusul dari sejumlah nomor lain, bahkan nomor yang tidak terdaftar di Hp saya.

Namun, saya tidak langsung meneruskan SMS itu kepada orang lain. Saya masih berpikir kebenarannya. Ya, sama seperti “santet-santet” sebelumnya, tentang asma Allah yang juga minta disebarkan, tentang kabar dari penjaga kubur Nabi Muhammad saw. Semua SMS-SMS bernada mengancam bakal tidak tidak ada rezeki hingga bakal pendek umur itu, tidak pernah saya teruskan kepada yang lain.

Tetapi, karena SMS santet merah itu masuk dari Hp seorang teman dekat, saya sedikit gundah juga. Saya putar otak saya. Saya coba mengirimkan SMS santet itu kepada seorang teman yang punya pemahaman tentang Hp dan teknologi. Ya, sekedar ingin tahu pendapatnya.

“Aku belum pernah menemukan SMS dapat membunuh orang. Yang aku tahu cuma google. Om google itu baik lho. Dia selalu menolong orang. Coba deh klik www.google…” begitu balasan yang saya terima dari teman saya si heacker itu.

“Hahahaha… dasar heacker, tukang santet situs orang dapat SMS santet, ya iyalah ga percaya dia.” Bunyi SMS itu sudah saya ketik di Hp saya. Rencananya mau saya kirim ke teman saya tadi, tapi tak jadi. Di kepala saya melintas nama seorang teman di Kota Fajar. Saya tahu, penelitian skripsi dia analisis tentang mantra.

“Hai Pawang Mantra, apa pendapatmu tentang santet bernomor merah,” demikian SMS yang saya kirim ke dia.

“Ini penangkalnya,” balas teman saya. “Hong dat-dat hong dat-dat, na umu na ubat, lhèe krak plie u lhèe mu pisang brat, lhèe boh jantông lhèe tong bu leukat. Pajôh nyang mangat-mangat.”

Menerima SMS itu, saya terpingkal-pingkal. Kurang lebih maksudnya begini, “Hong dat-dat, hong dat-dat, ada umur ada obat, tiga biji patarana tiga tandan pisang ambon, tiga buah jantong tiga peti nasi ketan. Makan yang enak-enak.”

Hahaha… ada-ada saja teman saya itu. Di ujung SMS-nya, teman saya juga menuliskan, “Kirim ke 10 orang…”

Sudah pasti itu SMS gila. Anehnya, SMS teman saya tadi juga tersebar ke beberapa orang. Buktinya, saya kembali menerima SMS dengan bunyi yang sama dari nomor lain pula. Hahaha… biet-biet ureueng Aceh, hana sakét mita peunyakét; ‘oh ka meuseupét meuputa-puta. Ini kan sama dengan karéng thô bileh leubet, peunyakét söt meulang teuma. Yang untung siapa? Operator kartu telpon yang kita pakai kan?


Iklan

Filed under: Haba-haba

One Response

  1. Idris berkata:

    Ulang Tahun Aceh Bagi-bagi Pulsa… kirim dan sebarkan sMs ini ke 3 nomor teman anda… yakinlah dalam sesaat pulsa anda akan berkurang.;) hehe….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

TABIK

Pembaca yang budiman, tidak dilarang mengutip tulisan dari web blog ini, baik seluruh maupun sebagian. Harapan kami, jangan lupakan sumbernya. Senang kami jika ada komentar ditinggalkan, apa pun bentuknya. Diskusi lebih lanjut dilayani di pelangijantan@gmail.com Terima kasih.

PO TULEH

TWITTER SAYA

  • @tirtadaroy_bna yang baik, kenapa setiap Sabtu-Minggu air di sepanjang Jl. Prof. Ali Hasjmy mati total? Apakah ada batasan kubik pemakaian? 2 weeks ago

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 2.388 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: