Lidah Tinta

Ikon

Saatnya tinta bersuara lebih lantang dari suara senjata

Deut Buta

Suatu hari di zaman dahulu kala, entah benar terjadi di Aceh, telah hidup sebuah keluarga miskin. Keluarga itu terdiri atas seorang anak lelaki dan ibunya. Tak disebutkan ke mana ayahnya. Sudah tiga hari ibu dan anak itu tidak makan dengan ikan. Maka, si ibu suatu hari meminta anaknya, si Amat Bangai, mencari ikan di sungai.

Ibu : Amat, pergilah kau ke sungai. Carilah ikan. Sudah tiga hari kita tidak makan ikan. Asal dapat, deut buta siblah pun boleh.

Pergilah si Amat ke sungai membawa jarring pencari ikan. Setelah menahan jaring beberapa saat, didapatkannya sejumlah ikan. Namun, setelah diperhatikan tidak ada ikan yang buta, apalagi yang buta sebelah. Akhirnya, si Amat mencampakkan kembali ikan-ikan tersebut ke sungai. Ditahannya kembali jaringnya. Beberapa saat kemudian, jaring itu diangkatnya kembali. Lagi-lagi tak ditemukannya si deut buta siblah seperti permintaan ibunya. Begitulah hingga berlangsung beberapa kali.

Merasa letih mencari duet buta siblah, akhirnya diambil oleh si Amat seekor anak ikan, dicolok matanya sebelah. Ikan itu kemudian dibawa pulang dan diberikan kepada ibunya. Amat : Ini Mak, deut buta siblah. Cuma seekor yang kudapat. Lainnya bermata semua, tidak ada yang buta. Jadi, saya lepaskan kembali ke sungai.

Ibu : bit-bit kah Amat Bangai!

Herman (sumber dari mulut ke mulut dengan sedikit perubahan redaksi)

Iklan

Filed under: Aneukdot, Humor

2 Responses

  1. Oki Tristanti berkata:

    Hanya satu kata . Jenaka ee ..
    Cukup membuat tertawa geli .
    😀

  2. nurul berkata:

    pak, boleh copy paste kan ????????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

TABIK

Pembaca yang budiman, tidak dilarang mengutip tulisan dari web blog ini, baik seluruh maupun sebagian. Harapan kami, jangan lupakan sumbernya. Senang kami jika ada komentar ditinggalkan, apa pun bentuknya. Diskusi lebih lanjut dilayani di pelangijantan@gmail.com Terima kasih.

PO TULEH

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 2.400 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: