Lidah Tinta

Ikon

Saatnya tinta bersuara lebih lantang dari suara senjata

Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Oleh Herman RN

Akhir-akhir ini, Action Research menjadi populer dilakukan oleh para professional dalam upaya menyelesaikan masalah dan peningkatan mutu. Karenanya, tak dapat dinafikan bahwa Action Research selalu bermula dari suatu masalah yang terjadi dalam uatu aktivitas tertentu.

Awal mulanya, Action Research ini dikembangkan oleh Psikolog Kurt Lewin yang dimaksudkan untuk mencari penyelesaian terhadap masalah sosial, seperti pengangguran, kenakalan remaja, yang berkembang di masyarakat pada waktu itu. Action Research dilakukan dengan diawali oleh suatu kajian terhadap suatu problem tersebut secara sistematis. Hasil kijian ini kemudian dijadikan dasar untuk menyusun suatu rencana kerja sebagai upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam proses pelaksanan dan rencana kerja yang telah disusun, dilakukan suatu observasi dan evaluasi yang hasilnya digunakan sebagai masukan untuk melakukan refleksi atas apa yang terjadi pada saat tahapan pelaksanaan. Hasil dari proses refleksi kemudian melandasi upaya perbaikan dan penyempurnaan rencana tindakan selanjutnya.

Dalam bidang pendidikan, khususnya kegiatan pembelajaran,  Action Research berkembang menjadi Classroom Action Research (CAR) yang dalam istilah Indonesiak disebut dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sebagai suatu penelitian terapan, PTK sangat bermanfaat bagi guru untuk meningkatkan proses dan kualitas atau hasil pembelajaran di kelas. Dengan melaksanakan tahapan-tahapan PTK, guru dapat menemukan penyelesaikan bagi masalah yang terjadi di kelasnya sendiri. Karena itu, penelitian tindakan kelas dapat dijadikan sebagai suatu penelitian kualitatif yang partisipatoris dan  kolaboratif, baik secara individu atau kelompok yang diawali dengan kegiatan mengidentifikasikan masalah dan sumber masalah, merumuskan masalah, menyusun rencana pemecahan masalah (planning), melaksanakan kegiatan penelitian (acting), mengamati ( observing), dan merefleksi (perenungan yang mencakup analisis, sintesis, dan penilaian terhadap proses tindakan, hasil pengamatan, dan hasil tindakan) tindakan sampai menemukan masalah atau pemikiran baru.

B. Bentuk PTK

Bentuk PTK dapat dibedakan menurut keterlibatan fokus penelitian, yakni:

  • guru sebagai peneliti
  • penelitian tindakan kolaboratif
  • simultan terintegrasi
  • administrasi sosial eksperimen

Bidang garapan atau objek PTK harus merupakan sesuatu yang aktif, dapat dikenai aktivitas, bukan objek yang sedang diam atau tanpa bergerak. Apa saja itu?

n  metode mengajar

n  strategi mengajar

n  model pembelajaran

n  prosedur evaluasi

n  perubahan sikap dan nilai

n  media pembelajaran

n  lingkungan belajar (setting)

n  materi pembelajaran

n  kurikulum

C. Prinsip PTK

Prinsip utama penelitian tindakan kelas adalah:

  1. pendekatan yang dapat ditempuh untuk memperbaiki cara kerja suatu program kegiatan secara nyata di lapangan;
  2. bersifat partisipatoris, artinya pelaksana penelitian terlibat langsung yang akan diperbaiki;
  3. bersifat kolaboratif, artinya keterlibatan para pelaksana itu terjadi pada semua langkah penelitian, sejak perumusan masalah sampai penyusunan saran;
  4. berkembang melalui siklus refleksi partisipan sendiri, yakni suatu daur ulang berbentuk siklus yang dimulai rencana pemecahan masalah (planning), melaksanakan kegiatan penelitian (acting), mengamati ( observing), dan merefleksi (perenungan yang mencakup analisis,sintesis, dan penilaian terhadap proses tindakan, hasil pengamatan, dan hasil tindakan);
  5. praktis dan relevan dengan situasi aktual dalam dunia kerja;
  6. menyediakan kerangka kerja yang teratur untuk pemecahan masalah dan perkembangan-perkembangan baru; dan
  7. fleksibel dan adaptif, membolehkan perubahan-perubahan selama masa penelitian dan mengorbankan kontrol untuk pepentingan ekperimentasi dan kontol untuk kepentingan eksperimentasi di tempat kerja dan inovasi.

D. Manfaat Penelitian Tindakan Kelas

Penelitian tindakan kelas dapat memberikan kontribusi terhadap teori dan dasar ilmu pengetahuan yang diperoleh untuk memperluas dan memperkaya praktek profesi. Penelitian tindakan kelas juga dapat mendukung pengembangan praktis profesional. Melalui penelitian tindakan kelas, para paksis akan lebih berkopeten dalam memahami dan mengunakan hasil-hasil temuan penelitian dan dalam melaksanakan penelitiannya sendiri. Penelitian tindakan kelas pula dapat membangun sistem jaringan kerja sama dengan orang lain, dalam hal ini teman seprofisi. Manfaat lainnya, penelitian tindakan kelas dapat membantu para praktis mengindentifikasi masalah dan mencari solusinya dengan sistematis dan dapat digunakan pada berbagai tingkat serta dalam berbagai aspek kependidikan.

Langkah-langkah dalam PTK merupakan satu daur atau siklus yang terdiri atas:

  1. merencanakan perbaikan,
  2. melaksanakan tindakan,
  3. mengamati, dan
  4. melakukan refleksi.

Perencanaan: apa, mengapa, kapan, bagaimana, oleh siapa, tindakan dilakukan.

Pelaksanaan: disesuaikan dengan rencana.

Pengamatan: dilakukan bersamaan dengan tindakan.

Refleksi: kegiatan mengemukakan implementasi rencana tindakan.

E. Format Usulan PTK

HALAMAN JUDUL

Lembar Pengesahan

Abstrak

Kata Pengantar

Daftar Isi

BAB I Pendahuluan

  1. Latar Belakang Masalah
  2. Rumusan Masalah
  3. Tujuan Penelitian
  4. Manfaat Penelitian

BAB II Landasan Teori

  1. Landasan Teori
  2. Penelitian yang relevan (jika ada)
  3. Kerangka Berpikir
  4. Hipotesis Tindakan

BAB III Metodologi Penelitian

  1. Setting Penelitian
  2. Subjek Penelitian
  3. Sumber Data
  4. Teknik dan Alat   Pengumpulan Data
  5. Validasi Data
  6. Analisis Data
  7. Indikator Kinerja
  8. Prosedur Penelitian

BAB IV Hasil Penelitian atau Pembahasan

  1. Deskripsi Kondisi Awal
  2. Deskripsi Siklus I
  3. Deskripsi Siklus II, dst.
  4. Pembahasan Tiap Siklus
  5. Hasil Penelitian

BAB V  Penutup

  1. Simpulan
  2. Saran

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

Contoh Judul PTK

PEMBELAJARAN PUISI MELALUI METODE MUSIKALISASI PADA SISWA KELAS X MAN MODEL BANDA ACEH

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA PBSID FKIP UNSYIAH MENULIS CERPEN  MELALUI PENGALAMAN PRIBADI

———————–

BAHAN BACAAN

Arikunto, Suharsimi. 2007. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk Guru Kepala Sekolah, Pegawai, dan Penilai. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Depdikbud. 1999. Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan Menengah Umum.

Muhardjito. 2005. Prinsip-prinsip PTK; diklat teknis penelitian tindakan kelas guru PLB. Jakarta: Direktorat Pendidikan Luar Biasa.

Syahabuddin dan Burhanuddin, 2002. Pedoman dan Materi Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas. Malang: Universitas Negeri Malang.

Iklan

Filed under: Opini

One Response

  1. ahmad Syaefudin berkata:

    Terimakasih saya ikut belajar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

TABIK

Pembaca yang budiman, tidak dilarang mengutip tulisan dari web blog ini, baik seluruh maupun sebagian. Harapan kami, jangan lupakan sumbernya. Senang kami jika ada komentar ditinggalkan, apa pun bentuknya. Diskusi lebih lanjut dilayani di pelangijantan@gmail.com Terima kasih.

PO TULEH

TWITTER SAYA

  • @tirtadaroy_bna yang baik, kenapa setiap Sabtu-Minggu air di sepanjang Jl. Prof. Ali Hasjmy mati total? Apakah ada batasan kubik pemakaian? 2 weeks ago

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 2.388 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: