Lidah Tinta

Ikon

Saatnya tinta bersuara lebih lantang dari suara senjata

Istana Balon dan Omset Sarjana Pendidikan

oleh Herman RN

[sumber: Atjeh Post]

Hore…aku di sini. Kejar..kejar… teriakan anak-anak itu memecah kebisingan Sabtu, 12 Mei 2012 malam. Seorang berlari kecial naik ke bagian puncak. Dua lainnya mengejar dari belakang. Jatuh bangun mereka saling kejar. Naik turun, naik dan turun lagi.

Begitulah sekilas yang terlihat dalam istana balon di Taman Sari, Banda Aceh. Agaknya, mereka kakak beradik. Yang tertua minta dirinya dikejar, dua lainnya yang diperkirakan usia PAUD (usia dini) mengejar sambil tertawa. Sesekali memanggil kakaknya.

Selain tiga anak-anak itu, juga terdapat beberapa anak lainnya. Mereka saling mengejar, saling mendahului, saling tertawa bersama. Ada yang jatuh telungkup, tapi tak ada yang menangis. Ada yang berpegangan, ada pula yang saling dorong.

“Batasan usia yang boleh masuk istana balon ini 4 tahun ke bawah, tapi kita lihat juga posturnya. Kalau anak perempuan, walau badannya sedikit lebih besar dari anak-anak lainya, masih dibolehkan ikut bermain. Kalau anak laki-laki, harus kita jaga. Jangan sampai ada yang nangis,” kata Muhammad Iqbal, salah seorang penjaga istana balon di Taman Sari.

Lelaki asal Kota Langsa ini mengaku sudah bekerja sebagai penjaga istana balon mainan di sana dua tahun lebih. Ia menyenangi profesi tersebut, meskipun studinya sudah tamat sarjana pendidikan. Sebagai penjaga istana balon, Iqbal tidak sendiri. Ia ditemani Sudarmono, teman seangkatannya di Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unsyiah.

“Kami bekerja di sini mulai pukul 16.30 WIB, selepas asar. Kadang-kadang tutup sampai pukul 21.30 WIB. Kecuali malam Minggu, kadang sampai jalam sebelas malam lewat,” ujarnya.

Namun demikian, tambah Iqbal, semua itu tergantung jumlah pengunjung. Kendati malam-malam selain malam Minggu, Iqbal menutup mainan tersebut sebelum pukul 22.00 WIB, jika pengunjung anak-anak masih ada yang bermain, mereka akan menunggu sampai anak-anak itu keluar dari istana balon.

Adapun omset yang mereka adapatkan berkisar Rp200 ribu untuk malam biasa dan Rp800 ribu sampai Rp1 juta di malam minggu. “Kalau di Taman Sari sedang ada acara, penghasilan yang kami dapatkan kadang sama seperti malam Minggu” kata Sudarmono.

Ditanyai mengapa mereka tidak mengajar seperti sarjana pendidikan umumnya, Iqbal menjawab, “Mungkin belum sekarang.” Adapun Mono, hanya senyum-se senyum saja.

Tak terasa, embun mulai berjatuhan di malam Minggu itu. Beberapa orangtua memanggil anak-anak mereka yang sedang asyik bermain dalam istana balon. “Nak, udah malam. Mari pulang,” panggil seorang bapak-bapak.

Menurut bapak itu, ia senang membawa anak-anaknya bermain ke istana balon karena berpengaruh pada perkembangan psikis dan mental si ana. Kata dia, anak-anak akan lincah dan fisiknya akan berolahraga terus saat melompat-lompat dan berlari di sana. “Enaknya lagi, tidur anak jadi pulassetelah bermain di sini. Mereka kan sudah lompat-lompat, lari, ketawa-ketawa. Tidurnya sudah tanpa beban lagi,” ujarnya.

Malam telah larut. Para orangtua menjinjing tangannya meninggalkan lokasi permainan di Taman Sari. Satu orang anak dibebankan Rp5000. Kecuali istana balon, ada sejumlah permainan lainnya di Taman Sari, mulai dari mobil-mobilan sampai kereta api odong-odong. Berkunjunglah dan bawa anak Anda!

Iklan

Filed under: Feature

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

TABIK

Pembaca yang budiman, tidak dilarang mengutip tulisan dari web blog ini, baik seluruh maupun sebagian. Harapan kami, jangan lupakan sumbernya. Senang kami jika ada komentar ditinggalkan, apa pun bentuknya. Diskusi lebih lanjut dilayani di pelangijantan@gmail.com Terima kasih.

PO TULEH

TWITTER SAYA

  • @tirtadaroy_bna yang baik, kenapa setiap Sabtu-Minggu air di sepanjang Jl. Prof. Ali Hasjmy mati total? Apakah ada batasan kubik pemakaian? 2 weeks ago

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 2.388 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: