Lidah Tinta

Ikon

Saatnya tinta bersuara lebih lantang dari suara senjata

7 Agustus, Mangkatnya Sultan Ali Mughaiyat Syah

Herman RN | Atjeh Post, 7-8-2012

SEBAGAI sultan, ia dinobatkan pada Ahad, 1 Jumadil Awal 913 Hijriyah. Ia merupakan sultan pertama dalam sejarah Kesultanan Aceh. Banyak referensi menulis bahwa ia adalah pendiri Kesultanan Aceh yang pertama. Namanya Ali Mughaiyat Syah.

Sulit menemukan catatan pasti kelahiran Ali Mughaiyat Syah. Sejumlah literatur hanya mencatat lamanya ia bertahta, yakni  1514 sampai 1530. Rata-rata catatan di literatur online menyebutkan bahwa Ali Mughaiyat Syah memulai kampanye militernya pada 1520. Ditulis oleh wikipedia, kampanye pertama Ali Mughaiyat Syah di daerah Daya, sebelah barat laut.

Pasukan Aceh di bawah kepemimpinan Ali Mughaiyat Syah berhasil mengusir Portugis di Daya. Protugis lari ke arah Pidie. Sultan Ali Mughaiyat Syah terus mengejar hingga Portugis terdesak. Kerajaan Pidie yang kala itu dipimpin oleh Sultan Ahmad Syah sempat mengadakan hubungan dengan Portugis saat Portugis melarikan diri ke daerah tersebut. Dengan segala keterpaksaan, Ali Mughaiyat Syah akhirnya menundukkan kerajaan Pidie.

Tatkala Kerajaan Pidie takluk, Portugis lari semakin menjauh. Pasukan Kerajaan Aceh terus mendesak mundur Portugis hingga ke Peureulak. Akhirnya kaphe Portugis lari ke Sumatera Utara, di Aru. Kerajaan Aru yang cukup luas, meliputi Deli, membuat penaklukan oleh pasukan Aceh membutuhkan waktu sedikit lama. Namun, Aru akhirnya berhasil dikuasai Ali Mughaiyat Syah.

Masa penaklukan Portugis, Aceh terbilang hebat. Pasukan Ali Mughaiyat Syah berhasil mengusir Portugis hingga Melaka bahkan Aceh berhasil menguasai Melaka. Besarnya wilayah kekuasaan waktu itu memudahkan sultan mengatur visi dan misi Kerajaan Aceh Darussalam.

Pembuktian bahwa Ali Mughaiyat Syah sebagai Sultan Aceh pertama dalam Kerajaan Aceh Darussalam dapat dilihat di catatan batu nisan yang ditinggakan. Pada batu nisan yang terdapat di Kandang XII, Kutaraja, ini tersebut pula tanggal mangkatnya Ali Mughaiyat. Ditulis di sana, Sultan Aceh itu mangkat bertepatan dengan tanggal hari ini, 7 Agustus. Ia menghembuskan napas terakhir pada hari ketujuh di bulan Agustus di tahun 1530.[]dbs

Iklan

Filed under: Memory

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

TABIK

Pembaca yang budiman, tidak dilarang mengutip tulisan dari web blog ini, baik seluruh maupun sebagian. Harapan kami, jangan lupakan sumbernya. Senang kami jika ada komentar ditinggalkan, apa pun bentuknya. Diskusi lebih lanjut dilayani di pelangijantan@gmail.com Terima kasih.

PO TULEH

TWITTER SAYA

  • @tirtadaroy_bna yang baik, kenapa setiap Sabtu-Minggu air di sepanjang Jl. Prof. Ali Hasjmy mati total? Apakah ada batasan kubik pemakaian? 2 weeks ago

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 2.388 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: