Lidah Tinta

Ikon

Saatnya tinta bersuara lebih lantang dari suara senjata

9 Agustus, Diplomat Pertama Asia Asal Aceh Meninggal di Belanda

Herman RN

TIDAK ada yang menyangkal bahwa Aceh adalah sebuah magnet bagi dunia. Karenanya, usai menjajah Aceh dan mengakui kedaulatan Aceh, Belanda masih juga ‘mematai-matai’ Aceh. Negeri Kincir Angin ini kemudian membangun “Atjeh Institute” di negerinya. Di sanalah dokumen-dokumen tentang Aceh diselematkan.

Belanda semakin yakin bahwa Aceh punya keunikan tersendiri yang mesti dijaga, diwariskan, dan dilestarikan. Belanda berbangga hati saat diplomat Aceh berkunjung ke Belanda. Menurut sahibul kisah, diplomat Aceh merupakan diplomat pertama dari Asia yang menjalin hubungan kerja sama dengan Kerajaan Belanda kala itu.

Namanya Abdul Hamid. Ia diutus oleh Sultan Alauddin Al Mukamil ke Belanda pada Agustus 1602. Kedatangan diplomat Aceh itu ke Belanda juga atas permintaan Belanda. Kala itu, Pangeran Maurits, pendiri Dinasti Orange, mengirim surat kerja sama pada kerajaan Aceh. Abdul Hamid dipercaya oleh Aceh sebagai pimpinan rombongan.

Dalam kunjungan tersebut, Abdul Hamid jatuh sakit. Ia tidak sempat kembali lagi ke nanggroe. Abdul Hamid meninggal di Belanda pada 9 Agustus tahun itu juga. Makamnya ada di pekarangan gereja St. Pieter di Middelburg, Zeeland.

Prosesi pemakaman Abdul Hamid dilakukan besar-besaran. Namun, karena Belanda tidak paham pemakaman secara Islam, Abdul Hamid dimakamkan dengan cara Nasrani. Di pemakaman tersebut terdapat sebuah prasasti yang diresmikan oleh Pangeran Bernhard, suami Ratu Juliana.[]

Filed under: Memory

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

TABIK

Pembaca yang budiman, tidak dilarang mengutip tulisan dari web blog ini, baik seluruh maupun sebagian. Harapan kami, jangan lupakan sumbernya. Senang kami jika ada komentar ditinggalkan, apa pun bentuknya. Diskusi lebih lanjut dilayani di pelangijantan@gmail.com Terima kasih.

PO TULEH

TWITTER SAYA

  • @tirtadaroy_bna mohon kejelasan, suplay air di tempat kami sudah lebih seminggu macet. Di tempat orang lain lancar saja. Bagaimana ini? 1 week ago

LIKE FACEBOOK HRN

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 2.294 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: