Saya Tidak Anti-Steemit, Saya Hanya Bicara Person Steemian

sikapDua malam ini, setelah tiga postingan terakhir saya, beberapa komentar masuk, baik yang langsung ke WhatsApp pribadi saya maupun melalui komentar-komentar media sosial. Beberapa orang menilai kalau saya mulai anti-steemit, sebuah platform yang disebut-sebut menjanjikan kekayaan.

Ironisnya, ada pula yang membuat artikel bandingan dengan bahasa super-duper bijak. Pakai majas metafora pula. Ada yang menyarankan agar saya pergi dan jangan kembali lagi. Ada pula yang menyarankan agar istirahat dulu sejenak. Macam bagoe.

Untuk itu, kesempatan kali ini saya mau menegaskan: saya TIDAK ANTI-STEEMIT, tetapi saya dan beberapa kawan hanya mencoba mendiskusikan sikap beberapa steemian. Sikap tersebut berkenaan dengan rasa tinggi diri karena (1) dapat vote banyak; dan (2) memiliki SP tinggi.

Bayangkan, demi menjilat vote pada orang-orang yang memiliki Steem Power tinggi, ada yang tampil sok bijak dengan menjelekkan orang lain. Ini adalah penyakit hati yang harus dibuang jauh, jangan sampai dipelihara oleh steemian. Jika memang steemit adalah platform sosial untuk mengikat hubungan sosial, jangan ada pandang bulu antara orang yang berada di komunitas dengan orang yang luar komunitas tertentu. Mungkin, salah satu kekuatan steemit adalah pada komunitas. Namun, tidak semua orang suka tergabung dalam komunitas tetapi dia tetap menghormati kawan-kawan di komunitas tersebut. Maka, sewajarnya orang di komunitas juga menghormati orang yang tidak tergabung di komunitas. Di sinilah peran persaudaraan dan sosial itu.

Jangan pernah menjadikan uang sebagai pengatur hidup Anda, apalagi jika hanya uang receh. Jika Anda sudah menganggap uang sebagai segalanya sehingga rela menafikan hubungan sosial, Anda sama saja sedang menghambakan diri pada uang. Tentu saja steemit dibuat oleh @ned dan @dan bukan untuk itu.

Anda tahu, uang (money) bukanlah hal yang 100% dalam kesuksesan hidup. Money hanya bernilai 72 (jika dihitunga A=1, B=2, C=3…… Z=26). Adapun kerja keras atau hardwork hanya senilai 98%. Di bawahnya, pengetahuan atau knowledge berjumlah 96%. Lantas apakah yang 100% itu? Dia adalah SIKAP atau ATTITUDE (1+20+20+9+20+21+4+5 = 100).

Oleh karena itu, segala sesuatu dalam hidup harus diutamakan SIKAP Anda, bukan kegigihan atau sok bijak. Jika sikap Anda terlalu merasa cepat tinggi, lekas besar, Anda tidak akan bertahan lama di dunia sosial mana pun.

Sekali lagi, saya tidak anti steemit. Buktinya, sampai sekarang saya tetap masih menulis di steemit meski ada atau tiada vote dari para pemilik SP tinggi. Namun, yang saya bahas dalam dua malam ini hanya perkara SIKAP oknum steemian yang merasa diri paling hebat, paling jago, dan paling segalanya.

So, selamat berselancar….semoga hari raya Anda lancar….

 

Herman RN

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s