Lidah Tinta

Ikon

Saatnya tinta bersuara lebih lantang dari suara senjata

Siapa Lidah Tinta?

Lidah Tinta hanya seoang manusia biasa. Nama sebenarnya Herman RN.melamun.jpg Di paspor ditulis Herman Rusli.
Nama ‘lidah’ berarti alat ucap dan ‘tinta’ alat menulis. Kita akan mengucapkan segalanya di sini dengan bahasa tulis, sebab saya percaya dengan menulis kita dapat mengingat dan mengingatkan. Satu hal lagi, menulis itu di samping sebuah keasikan, juga dapat mengubah. Mengubah kebijakan pemerintah yang tidak sesuai, misalnya.
Maka, menulis adalah kesenangan dan kerja saya.

Tulisan Herman RN (cerpen, puisi, resensi, essai, dan opini), di samping di blog ini, juga dapat dilihat di sejumlah media. Di antaranya, Harian Republika, Kompas, Harian Analisa, Medan Bisnis, Harian Aceh, Serambi Indonesia, Koran Aceh Kita, Rakyat Aceh, Majalah Aceh Magazine, Majalah GONG, DeTAK Mahasiswa Unsyiah, Tabloid Cakra FKIP Unsyiah, Aceh Intitute, dan lain-lain.

Beberapa karyanya juga diterbitkan dalam antologi bersama, antara lain La Runduma (antologi cerpen, 2005), MEUSYEN (antologi cerpen, 2006), Kitab Mimpi (antologi puisi, 2006), Sepuluh Cermin Merah (antologi essai, 2006), Kampong dalam Goa (antolgi essai, 2005), Banda Aceh-Kuataraja (Puisi, 2007), Tsunami Kopi (puisi, 2010). Herman juga dipercaya menjadi editor buku Anti-Tokoh (2007), Peradaban Aceh (Tamadun II) (2007), Menuju Masyarakat Beradat dan Demokrasi (2007), Aceh, antara cinta dan keangkuhan (2012). Sebuah buku cerita anaknya telah terbit, berjudul “Indahnya Nikmat Tuhan” (Lapena, 2006). Ia juga tercatat sebagai tukang cerita seni tutur Aceh “PMTOH Modern”.

Selama dua tahun sebagai wartawan media lokal di Banda Aceh Harian Aceh. Di media ini, Herman sempat menjadi redaktur berita dan mengasuh desk TAMADUN (budaya). Ia juga sering diminta menjadi dewan juri bidang cerpen dan puisi. Sesekali menjadi failitator dan pemateri pelatihan menulis di Banda Aceh. Ia juga pernah mengelola media Tuhoe milik Jaringan Komunitas Masyarakat Adat (JKMA) Aceh. Tahun 2011-2012 mengelola media LSM ProDeelat, majalah the Chiek. Dalam dunia jurnalis, ia juga pernah menjadi editor di the AtjehPos.com dan The Atjeh Times.

Dalam dunia akademik, pernah mengajar di Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry, Universitas Serambi Mekkah, Akademi Farmasi Pemerintah Aceh, Farmasi Mandiri Banda Aceh, Politkenik Kesehatan Kemenkes Aceh. Selain itu, pernah mengajar selama satu semester di Grawa Wisata School Banda Aceh dan Chik Pante Kulu, Provinsi Aceh. Sekarang menjadi pensyarah di selatan Thailand pada Fatoni University.

Salam Lidah Tinta.
“Saatnya Tinta Bicara”

33 Responses

  1. Sie Wok berkata:

    Salem seujahtra.
    Ibarat jalan2 ke pasar, blm ada k0mentar ne. Masih ngièng-ngièng kalön.
    By, warga nanggqröe. muhadzdzier salda

  2. alex berkata:

    Ahh… na ureung aceh lom 😉

    Saleum 🙂

  3. azuel berkata:

    Assalamu’alaikum
    get that buku “indahnya nikmat tuhan”

  4. lidahtinta berkata:

    Wa’alaikum salam,
    Pat meuteumee buku nyan? Na leubeh keu lon meusaboh?

  5. aneomen berkata:

    salam kenal
    Lidah Tinta

    http/www.aneomen.wordpress.com

  6. dee berkata:

    Salam,

    Haiii…
    KAmu pernah workshop di jkt thn 2005?

    Thx

    _dee_

  7. lidahtinta berkata:

    Workshop yang mana? Kalau maksudnya workshop menulis bagi pemenang cipta cerpen CWI tahun 2005, itu benar.

  8. hikmah berkata:

    Tulisan lidah tinta yang paling saya ingat adalah Kala Kampus Kancah Politik.

  9. Zubir Agani berkata:

    Assalamu`alaikum…
    pu haba adun lon yang ganteng?
    that brat meusyen rasa hate meunak meurumpok ngen adun.
    semoga karya-karyanya menggugah setiap lidah yang menari di atas tintamu.

  10. lidahtinta berkata:

    alhamdulillah haba got, saleum kelulai

  11. Si Gam Acèh berkata:

    Smlèkôm…

    Neutulông si’at beu ék na Wikipèdia lam Bahsa Acèh.
    Neupeuhah nyoë pat: incubator.wikimedia.org/wiki/Wp/ace

    Meunyo Droëneuh beu’ö bak neuteumuléh, paléng h‘an neutuléh saboh teunuléh (artikel) mantöng. Meunyo na 1000 droë ureuëng Acèh meunan, ka leupah that gap Wikipèdia lam Bahsa Acèh nyoë…

    Bahsa Jawa, Sunda, Banyumasan ngön Bugéh ka na…

    Beu na cit bahsa geutanyoë…

    Sabah…

  12. mudabentara berkata:

    asaalamoalaikom, saleum tengku ,

  13. heikhal berkata:

    bereh mando, hantam… bek tuwo neulangkah bak forum nanggroe

    http://nanggroe.com/forum/

  14. Akhena berkata:

    lon teutarek dengan tulesan adun,,,, adun pakiban cara tamulai tumuleh nyak carong lagee adun…. lon jinoe na buka blog dengan judul Balee gampong. tapi goh lee tulisan lom baro padum-padum boh long posting…..

    neubri ileumee cara teumeuleeh bacut the`h keu ulon adun…

    musabbah keudun………

  15. lidahtinta berkata:

    terimong gaseh ateuh seumangatjih. Seubeunaijih, cara teumuleh hana payah. Cok pena, cok kertah, tuleh laju. Leubeh-leubeh jameun jinoe ka canggih, hana payah kertah, hana payah buku, tinggai tateugon-teugon keyboard, kalon bak layeue, ka deuh tulesan. Intijih, teumuleh nyan nakeuh, tuleh… tuleh lom.. dan tuleh laju.. ci dilee.

    tabek lontuan,
    RN

  16. Citra Rahman berkata:

    Assalamualikooom…

  17. lidahtinta berkata:

    Waalaikum salam..

  18. Aulia berkata:

    saleum keu bang herman, RN nyan pu bang?

  19. Aulia berkata:

    kalau begitu baru tahu siapa lidah tindah Rajin Nulis sekali… 😉

  20. sittie berkata:

    salam kenal ya bang…

    salam kenal kembali
    RN

  21. the.light.bearer berkata:

    Salam, Herman…
    Senang bertemu dengan penulis yang juga praktisi seni tradisional PMTOH. kebetulan saya sedang mencari informasi mengenai seni tutur yang ada di Indonesia. kalau boleh, saya ingin mendapatkan informasi lebih banyak lagi mengenai PMTOH dan sejarah seni tutur di Aceh.
    Saya bisa dihubungi melalui kotak komentar di blog saya http://thelightbearer.co.cc atau http://imumble.co.cc
    Sebelumnya terima kasih banyak. wa salam

    —————-

    salam kenal,
    Senang rasanya jika saya dapat membantu. Kira-kira ada yang bisa saya bantu ya. Untuk sementara mungkin bisa dibuka tulisan di blog ini tentang “Yang Tersisa dari PMTOH”. Tulisan tersebut menceritakan tentang sekilas perjalan seni tutur PMTOH.
    https://lidahtinta.wordpress.com/2008/07/27/yang-tersisa-dari-pmtoh/

    Terima kasih
    Herman RN

  22. cutnyak berkata:

    Ass.wr.wb. bak lon tamong2, mita2 meuteme sesuatu yg laen, yg mesyen, yg ka kadoh, pat jeut kamo mita droe neh?
    Cukop tajam, berkwalitas

    Wsslm

  23. ayeart berkata:

    Asslam,,
    slam sejaterah,,,moga sukses selalu

  24. Muhammad Baiquni berkata:

    Bang, kalau domain sama kami 95.000 per tahun. Namun hosting bervariasi harganya, bisa dicek di http://billing.baiquni.com/cart.php

    Btw, tulisan abang bagus-bagus. Saya suka membacanya.

  25. nurhasan berkata:

    Salam hangat buat bang Herman dan saudara2ku di Aceh. Terima kasih sebelumnya, barangkali dengan blog ini saya bisa mengenal lebih dekat dengan budaya Aceh dan sekaligus belajar bagaimana menulis dengan baik. salam kenal

  26. Idris berkata:

    Lanjutkan, LEBIH CEPAT LEBIH BAIK.

  27. SR4Y4 LWat berkata:

    Assalamu’alaikum
    Salam kenal bang… Jangan lupa kapan2 berkunjung kesini.

    wassalam

  28. armand berkata:

    samlekom….
    sy dari MAA ingin gabung….,

  29. Red berkata:

    salam kenal 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

TABIK

Pembaca yang budiman, tidak dilarang mengutip tulisan dari web blog ini, baik seluruh maupun sebagian. Harapan kami, jangan lupakan sumbernya. Senang kami jika ada komentar ditinggalkan, apa pun bentuknya. Diskusi lebih lanjut dilayani di pelangijantan@gmail.com Terima kasih.

PO TULEH

TWITTER SAYA

  • @tirtadaroy_bna yang baik, kenapa setiap Sabtu-Minggu air di sepanjang Jl. Prof. Ali Hasjmy mati total? Apakah ada batasan kubik pemakaian? 2 weeks ago

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 2.388 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: