Lidah Tinta

Ikon

Saatnya tinta bersuara lebih lantang dari suara senjata

Ketakutan Itu Masih Terbayangkan

Puisi; oleh Herman RN

padahal langit tak runtuh tidak gegar
bumi tak retak dan hujan tak ada
tapi air itu datang
membawa matahari turun ke bumi
entah dari mana
lahar panas legam menombak
padahal gunung masih diam
nanah, darah, tangis, keringat, hitam melebur
satu satu gelap
tumbang
meski sekejap tapi lumat
meski telah bertahun
ketakutan itu masih terbayangkan

April, 2006

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

TABIK

Pembaca yang budiman, tidak dilarang mengutip tulisan dari web blog ini, baik seluruh maupun sebagian. Harapan kami, jangan lupakan sumbernya. Senang kami jika ada komentar ditinggalkan, apa pun bentuknya. Diskusi lebih lanjut dilayani di pelangijantan@gmail.com Terima kasih.

PO TULEH

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 2.400 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: