Sajak Laut

Laut Berzikir

Semua…
Bukankah pernah aku bisikkan
tentang zikir dan tahlil
tentang tahmid dan tasbih
ketika aku singgah di sebagian Sumatra
bahwa aku laut
gelombang itu adalah lidahku yang mengeja firman Tuhan

Sekali saja kau simak
maka akan kau dengar
suara gelombang itu zikir
gemericik buih itu tahlil
dan angin itu tasbih

Sekali saja kau dengar
maka kau akan tahu
aku laut yang berzikir
zikirku zikir laut, zikir lumut memaut
dan lumatlah kepedihan tanpa luput

Aku telah sembahkan zikir ke Sumatra
juga sebagian pulau Jawa
tak mustahil suatu masa di tempat saudara
maka bacalah tanda-tanda.

Koeta Radja, Juli 2006

HIKAYAT SESUARA

ada yang luput dari sela jemari
kita hampir lupa menghitungnya
tentang sesuara di tanah ini
yang dulu jadi hantu jalan raya

ada yang mulai lucut dari ingatan
yang dulu kita benci
kini jadi ngiang rindu
yang dulu membuat takut dan kita lari
karena ada dia mengabarkan orang mati
namun kini kita cari
kadang kita nanti
seperti dulu setiap sore hari

kita sudah menghitung jemari
tentang beragam bunyi
tapi lupa sebuah suara
ketika sepasukan loreng melintasi jalan raya
entah hendak membeli sebungkus rokok
atau sekedar lewat entah untuk apa
hikayat sesuara lantang
menepikan semua

ingatkah, Tuan?
sesuara itu kadang menikam
menyisakan doa dan dendam
namun sejak hari itu tiba
kala kabut berpagut nun di sana
kita mulai lupa
patut saya bertanya
apakah dendam telah padam?
sementara ketakutan itu masih nyata

Kota Juang, Ramadhan 1427H

Mengapa harus Diam

Deru angin telah mengabarkan sebuah rahasia
Membisik baca oleh indra.
Mengapa masih pejam mata
padahal hati masih punya.
Mengapa harus menyumbat telinga
padahal insting masih terjaga.
Tegaklah, nyalakan mata api pada sepercik kegelapan.
Geraklah, tak cukup hanya mendengar.
Mengapa harus diam
Tatkala pecah gemuruh Tuhan

Aceh, maret 2006

Herman RN, lahir 20 April 1983. Pegiat seni di
Banda Aceh. Tulisannya tersebar di berbagai
media, lokal dan nasional. Puisinya terdapat
dalam “Kitab Mimpi” (Publishing. 2006).

Iklan

2 respons untuk ‘Sajak Laut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s