Lidah Tinta

Ikon

Saatnya tinta bersuara lebih lantang dari suara senjata

Gerhana

puisi Herman RN

Di negeri orang gerhana di langit

Bulan darah menembus awan

Di tanahku gerhana turun ke bumi

Laut bergemuruh

Bumi bergoncang

Buih hitam membentuk patahan

Mencekik, melipat, dan melumat segala

Semua telanjang

Bapakku telanjang regang dan legam

Ibuku telanjang miris terkikis

Aku telanjang lantang memukang

Dan mata dunia nyalang

Adikku masih menangis!

Aceh, Awal 2006

Iklan

Filed under: Puisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

TABIK

Pembaca yang budiman, tidak dilarang mengutip tulisan dari web blog ini, baik seluruh maupun sebagian. Harapan kami, jangan lupakan sumbernya. Senang kami jika ada komentar ditinggalkan, apa pun bentuknya. Diskusi lebih lanjut dilayani di pelangijantan@gmail.com Terima kasih.

PO TULEH

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 2.399 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: